Showing posts with label WAHM. Show all posts
Showing posts with label WAHM. Show all posts

Tuesday, January 06, 2009

Superwoman by Alicia Keys

Hi...buat yang suka lagu Superwoman by Alicia Keys yang pernah saya tampilkan di blog ini, nih saya tampilkan lyric lagunya. Lagu ini saya tampilkan bagi Anda semua para wanita yang terus bersemangat mencapai yang terbaik bagi keluarga apapun kondisi Anda saat ini. Keep the Spirit, Cause You're a Superwoman ;)

Everywhere I'm turning
Nothing seems complete
I stand up and I'm searching
For the better part of me
I hang my head from sorrow
Slave to humanity
I wear it on my shoulders
Gotta find the strength in me

(Chorus:)
Cause I am a Superwoman
Yes I am
Yes She is
Even when I'm a mess
I still put on a vest
With an S on my chest
Oh yes
I'm a Superwoman

For all the mothers fighting
For better days to come
And all my women, all my women sitting here trying
To come home before the sun
And all my sisters coming together
Say yes I will
Yes I can

(Chorus:)

When I'm breaking down
And I can't be found
And I start to get weak
Cause no one knows
Me underneath this clothes
But I can fly
We can fly, Oooohh

(Chorus:)


Salam,

Febby Rudiana

Saturday, April 19, 2008

Kredit Usaha

Alhamdulillah....setelah beberapa bulan mentok dengan urusan modal usaha, akhirnya kreditpun cair juga minggu lalu dengan tidak disangka-sangka. Malah melebihi kebutuhan atau ekspektasi saya. Sempat bingung juga seberapa besar yang akan diambil. Setelah berhitung & melihat kondisi internal, akhirnya saya memutuskan untuk mengambil secukupnya saja sesuai kebutuhan awal.

Bukannya mau menolak kesempatan, tapi tetap harus melihat kondisi internal agar tidak menjadi bumerang di kemudian hari. Apalagi saat ini saya harus melakukan penambahan & pembenahan SDM maupun SOP-nya. Insya'allah, setelah pembenahan internal selesai, kredit akan ditambahkan.

Alhamdulillah...salah satu pabrikan besar perlengkapan muslim juga sudah memberikan lampu hijau untuk melakukan kerjasama. Tinggal melakukan pertemuan untuk membuat MOU & visiting pabrik. Ini mengharuskan saya melakukan traveling ke luar kota. Suatu hal yang agak berat saya lakukan saat ini mengingat si kecil belum bisa ditinggal lama. Tapi, kalau memang ini salah satu jalan yang terbaik, insya'allah tidak ada kendala nantinya. Amin.

Mohon doanya saja agar semuanya bisa berjalan dengan lancar. Amin...

Salam,

Febby Rudiana

"Ketika menetapkan Tujuan, kita punya Mimpi. Ketika mulai Merencanakan, Mimpi menjadi Mungkin. Ketika Menjadwalkan & Mengerjakannya, Mimpi menjadi Kenyataan."

Monday, March 24, 2008

Menemukan Passion

"Assalamu'alaikum Mbak....", demikian sapaan seseorang di YM saya kemarin. Dari id YM-nya saya pikir seorang laki-laki. Ternyata seorang Ibu yang kebetulan menggunakan Id YM suaminya.

"Wa'alaikumsalam", jawab saya.

"I wanna to say thanks to you", katanya. Loh...memang apa yang saya lakukan, pikir saya bingung. Sejujurnya saya hanya familiar dengan YM-nya tapi tidak dengan orangnya. Lalu...mengapa ia berterima kasih pada saya.

"Saya telah menemukan sesuatu yang pas, yang saya cari-cari selama ini. Saya sudah ketemu ya di sini di internet marketing. Pokoknya I have found my world", lanjutnya.

Rupanya Ibu ini kenal saya dari mulai saya membuat seminar tentang Internet Marketing sekitar dua tahun lalu. Ya, bersama TDA saya memang pernah membuat seminar tentang Internet Marketing yang mendatangkan dua orang pakar di bidangnya, yaitu Anne Ahira & Eddy Aji (JPG Technology). Karena saya pribadi melihat potensi internet marketing ini sangat besar. Saya pribadi sudah membuktikannya sendiri, meski ilmu internet marketing yang saya praktekkan masih sangat kecil dibanding ilmu internet marketing sesungguhnya yang sangat luas.

Ibu satu ini akhirnya menjawab rasa penasaran saya dengan menunjukkan foto dirinya & penghasilan yang sudah diraihnya dari mempraktekkan ilmu internet marketing di sini. Tampak Ibu berkerudung yang sedang memangku anaknya. Disebelahnya tertampang penghasilannya yang funtastis. “Wah…selamat ya Mbak….”, jawab saya. Saya turut senang apabila apa yang pernah saya lakukan bermanfaat bagi orang lain. Alhamdulillah, semua karena Allah semata yang membukakan jalannya sehingga Mbak Dwi bisa menemukan passionnya. Selamat sekali lagi.

Memang betul, dalam bisnis maupun pekerjaan, passion ini sangat penting. Karena kita hanya bisa fokus pada sesuatu hal yang memang benar-benar kita sukai. Istilah Pak Mario Teguh, sesuatu yang membuat kita mau bangun lebih pagi & bekerja lebih keras dibanding biasanya. Sesuatu yang tidak membuat kita jenuh.

Nah, kalau Anda juga tertarik untuk mengetahui atau mempelajari internet marketing, saya rekomendasikan sebuah tempat yang pas. Anda bisa belajar di sini www.BelajarBisnisInternetAhira.com Siapa tahu Anda adalah Dwi selanjutnya :)

Salam,

Febby Rudiana

Ps. Mbak Dwi, saya juga akan berguru nih ke Mbak Dwi…;)





Thursday, November 08, 2007

Inilah Kenapa Kita Membutuhkan Kebebasan Waktu Sekarang Juga

Tulisan yang menarik dari Pak Iim, tentang mengapa kita membutuhkan kebebasan waktu sekarang juga.

Setuju sekali Pak Iim :) Memang pilihan di tangan kita, harus kita sendiri yang merubahnya. Jangan mau jadi korban keadaan. Dulu saya juga pernah menjadi salah satu korban kemacetan Jakarta. Karena begitu lelahnya saat perjalanan ke dan dari kantor sampai-sampai saat melahirkan, anak saya harus tinggal lebih lama di RS (10 hari) karena sesak nafas.

Saya sampai bilang ke Bos saya saat itu, koq saya belum bisa menemukan nikmatnya hidup di Jakarta ya? Oh ya, saya asli Surabaya & tinggal di Jakarta karena mengikuti Suami. Alhamdulillah, Suami yang juga masih Amphibi saat ini juga bukan tipe pekerja yang harus 8 to 5, sehingga waktu untuk keluarga juga masih cukup banyak.


Alhamdulillah, sekarang saya bisa menentukan sendiri mau diisi apa hari-hari saya. Saya sudah mulai bisa "menikmati" hidup di Jakarta. Saya bisa pergi ke tempat bermain anak-anak di saat hari-hari kerja. Kalau hari libur tentunya tempat-tempat seperti ini sangat ramai & kurang menyenangkan.

Saya juga bisa online di rumah atau di luar kapanpun saya mau, membaca email, browsing, dll tanpa khawatir ada Bos yang mengawasi apa kita sudah selesai mengerjakan tugas :))

Dan yang penting juga, saya punya banyak waktu untuk merenung, apa yang sudah saya lakukan dalam hidup ini & apa yang akan saya lakukan untuk mengisi hari-hari
saya di masa datang.

Salam,

Febby Rudiana

*********************************************************************************
Thursday, November 08, 2007
Inilah Kenapa Kita Membutuhkan Kebebasan Waktu Sekarang Juga

Beberapa hari terakhir ini yang menjadi focus di pemberitaan media massa adalah masalah kemacetan di Jakarta, banyak warga yang mengeluh sampai-sampai mereka mengajukan tuntutan ke gubernur dan mantan gubernur, Fauzi Bowo dan Sutiyoso yang disalahkan dalam mengelola system transportasi di kota besar ini.

Ada juga di harian terkemuka mengistilahkan Jakarta telah menjadi neraka. Banyak warganya yang sudah stress berat di jalan-jalan sehingga tidak asing lagi jika kita melihat adu mulut antar pengemudi hanya karena saling mendahului saat macet.

Kemarin saya bertemu client, seorang IT Head sebuah bank nasional yang berkantor pusat di Bandung, beliau selama ini tinggal di Bandung, selama 3 hari ini beliau mengikuti training yang diselenggarakan oleh perusahaan saya di Jakarta, dan beliau menceritakan kesemrawutan lalu lintas di metropolitan ini yang tiada henti dari dahulu.

Saya menjadi teringat tulisan Pak Roni di blognya berjudul Jangan Mau Seumur Hidup Habis Waktu Di Jalan, masih banyak rekan-rekan kita yang mengalami seperti ini, banyak waktu yang dihabiskan untuk dijalan. Kawan saya yang berkerja di tengah kota Jakarta, dia harus berangkat jam 5.30 pagi dari rumahnya di Bekasi untuk dapat sampai di kantornya sebelum jam 8 pagi.

Artinya hampir 2 jam setiap pagi dihabiskan dijalan dan ditambah lagi 2 jam setiap pulang harinya. Sudah 4 jam waktunya di jalan, ini masih normal menurutnya, jika keadaan hujan atau harus lembur akan lebih lama lagi, bisa 5-6 jam setiap hari di jalan. Coba bayangkan berapa waktu tersebut dikalikan 25 hari kerja lalu dikalikan 12 bulan. Berapa waktu dijalan selama 1 tahun?

Lalu jika sudah dirumah pada malam hari, kawan saya ini pun langsung terlelap tidur karena sudah kecapaian, tidak ada lagi waktu untuk bercengkerama dengan keluarga dan demikian pagi harinya, dia berangkat pun di saat anak-anaknya masih tertidur. Maka hari Sabtu dan Minggu menjadi waktu yang benar-benar tidak dapat dibuang begitu saja baginya, hari akhir pekan tersebut dijadikan hari untuk keluarganya.

Saat ini di tengah Jakarta sudah mulai tumbuh rumah-rumah mungil, seperti city house, town house, residen, apartemen-apartemen murah dan rumah-rumah sewaan. Banyak para pekerja sudah mulai kembali untuk menghuni di Jakarta walaupun rumah utamanya di pinggiran Jakarta. Mereka sudah kelelahan dengan aktifitas seperti diatas walaupun ada juga yang terpaksa berpisah dengan keluarga dan hanya pada akhir minggu saja berjumpa saat 'mudik'.

Alhamdulillah saya hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit dari rumah ke kantor saya. Saya tinggal di dekat kawasan Kota Baru Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat, kantor saya ada 3. Yang pertama di Kemayoran juga, hanya 5 menit dari rumah, kedua di Mangga Dua Square kurang dari 10 menit dari rumah dan yang ketiga di Pademangan juga kurang dari 10 menit.

Dulu saya sempat tinggal di Cengkareng dan berkantor di Sudirman, bisa bayangkan saya mengalami kesuntukan di jalan setiap harinya dan sangat boros bahan bakar dan tol. Tahun 2003 saya memutuskan untuk jadi TDA (pengusaha) dan memberikan jabataan saya di TDB kepada rekan saya yang membutuhkan dan tahun 2004 saya hijrah rumah sebagai salah satu strategi hidup saya untuk mendapatkan kebebasan waktu.

Ini juga adalah impian saya untuk mendapatkan kebebasan waktu itu. Pagi hari saya masih bisa bermain dengan anak-anak saya dan kadang berkantor dulu dirumah. Sore hari saya sudah dirumah dan belajar bersama dengan anak-anak saya. Kemana pun istri saya minta diantar saya selalu siapkan waktunya. Dan saya pun tidak ketinggalan untuk dapat mengantar anak-anak saya pergi les/kursus. Yah kebebasan ini hanya bisa kita ciptakan sendiri, harus ada cara yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang beda. Kita sendiri yang menciptakan keadaan ini.

Untuk itu saya ciptakan beberapa usaha yang saya pilih kantornya tidak jauh dari rumah saya sehingga saya bebas kapan saja saya akan pergi ke kantor dan pulang ke rumah. Dan alhamdulillah saya tidak begitu merasakan kemacetan yang ada karena jika memang ada kemacetan yah saya tidak pergi pada saat jam-jamnya macet, saya bebas mengatur waktunya kapan mau saya. Sehingga waktu saya dapat lebih produktif untuk kantor dan berkualitas untuk keluarga.

Dengan kondisi ini pun sehingga saya dapat juga bermasyarakat di lingkungan saya, kadang pada malam hari saya (kebetulan jadi ketua RT) dapat berkumpul dengan warga dan petugas keamanan / kebersihan di lingkungan rumah saya dan juga dapat aktif di kegiatan masjid (kebetulan juga jadi pengurus Yayasan masjid dirumah). Jadi keseimbangan dalam bisnis dan sosial pun harus kita bisa atur.

Maaf hanya sekedar sharing bukan untuk meriyakan diri. Semoga bermanfaat untuk teman-teman yang sedang mengejar impiannya.

Jadi apakah masih mau membuang waktu anda? Take action, miracle happen.

-untuk Milad2TDA2008-

Salam fuuntastic,
Iim Rusyamsi

Thursday, November 01, 2007

Halal Bihalal 1428 H TDA & ULTAH BAIHAQI ke-1

Alhamdulillah,


Akhirnya masih sempat mendaftar untuk acara HBH TDA, sebelum akhirnya ditutup karena peserta yang dibatasi 50 orang. HBH tahun lalu, saya tidak bisa ikut karena baru saja melahirkan anak ke-2 saya. Alhamdulillah...sebentar lagi (3 November 2007), Baihaqi sudah memasuki umur 1 tahun.

Seakan waktu berjalan begitu cepat. Rasanya baru saja saya menulis di blog ini saat habis melahirkan, dengan judul "My Baby was Born"

Setelah hampir setahun melahirkan, bersyukur berat badanpun cepat kembali normal sama persis seperti sebelum hamil. Tidak ada resep spesial ataupun diet yang saya lakukan. Semua wajar-wajar saja. Saya hanya makan secara normal/tidak berlebihan & tetap mengkonsumsi susu khusus untuk Ibu menyusui agar produksi ASI tetap lancar dan terjaga kualitasnya. Saya akui, memberikan ASI ternyata sangat membantu proses penurunan berat badan. Karena ASI yang dikonsumsi bayi akan mengambil jatah dari lemak-lemak yang ada dalam tubuh Ibu. Dengan catatan, porsi makan Ibu normal saja atau tidak perlu berlebihan, yang penting dijaga kecukupan gizinya. Jangan sampai mentang-mentang karena menyusui, kemudian "mengumbar" pola makan karena alasan cepat lapar setelah menyusui. Atau alasan "kan yang diberi makan 2 orang" ;)

Target saya setelah berhasil memberikan ASI Exclusive kepada Baihaqi selama 6 bulan, yaitu tetap memberikan ASI sampai umur 2 tahun disamping makanan lainnya. Bersyukur saya menjadi Work at Home Mom (WAHM), sehingga target-target saya lebih mudah dilaksanakan. Beda seperti saat saya masih bekerja kantor dulu. Saya pribadi sudah mencoba, katanya tetap bisa menyusui anak meski kita tetap bekerja di luar. Tapi, pada praktek di lapangan sangat sulit sekaliiii..... Apalagi dengan kehidupan pekerja di Jakarta yang semua serba terburu-buru. ASI yang diberikan langsung kepada bayi tentunya beda dengan ASI yang disimpan. Dengan diberikan langsung, semakin memperlancar produksi ASI. Waktu masa menyusui Alif dulu, akhirnya saya menyerah memberikan ASI setelah tidak ada lagi produksi ASI sebelum Alif memasuki umur 1 tahun.

Kembali ke HBH TDA, senang sekali bisa bertemu kembali dengan teman-teman TDA. Apalagi saat saya membaca artikel TDA di Nova & ada foto TDA (seperti yang ada di milis) saat Tour ke Bandung bulan Februari 2006 lalu. Serasa mengingat kembali masa-masa awal TDA.

Foto Atas: Foto bersama pemilik pabrik kaos JAIL, saat tour TDA ke Bandung.

Saat itu memang saya aktif di setiap kegiatan TDA & terlibat penuh di kepanitiaan. Tapi, setelah melahirkan anak ke-2, saya harus lebih selektif memilih kegiatan untuk sementara waktu demi fokus kepada my baby yang memang masih perlu waktu ekstra dari sang Bunda ;)

Salam,

Febby Rudiana
One of TDA Founders
* CU...on Saturday Morning ;)